Mengatasi Masalah Two-Language Problem di AI
Selama bertahun-tahun, developer AI menghadapi dilema: menggunakan Python karena sintaksnya yang mudah dan ekosistem library yang luas, namun harus menulis bagian inti algoritma menggunakan C++ atau CUDA agar performanya cepat. Masalah ini dikenal sebagai *Two-Language Problem*.
Apa Itu Mojo?
Diciptakan oleh Chris Lattner (pencipta bahasa Swift dan arsitek LLVM), **Mojo** adalah bahasa pemrograman baru yang kompatibel 100% dengan ekosistem Python, namun dikompilasi langsung ke instruksi mesin menggunakan arsitektur MLIR.
Hasil uji coba menunjukkan Mojo mampu mengeksekusi algoritma numerik hingga **35.000 kali lebih cepat** dibandingkan Python standar, membuka era baru dalam pengembangan model machine learning.